Keutamaan berdzikir kepada Allah SWT. di dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah :
Keutamaan berdzikir adalah Allah SWT. senantiasa mengingat hamba-hambaNya yang sedang berdzikir kepadaNya, seperti yang diterangkan dalam Al-Qur'an dan Al-Hadist.
Apabila kita senantiasa berdzikir kepada Allah SWT., akan dapat menambah keyakinan, menanamkan keagungan Allah di hati dan kalbu, menambah taqwa, ketaatan, keimanan dan menghindarkan diri dari perbuatan dosa.
Dzikir merupakan suatu amal yang dicintai Allah SWT., mengingat dan menyebut nama Allah untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperoleh ketentraman batin dan dapat menyelamatkan dari bencana di dunia maupun di akhirat.
"Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai"
(QS. al-A'raaf[7]:205)
"Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku"
(QS. al-Baqarah[2]: 152)
"Wahai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. Dia-lah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu) supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman"
(QS. al-Ahzaab [33]:41-42-43)
Tidak ada suatu kaum yang duduk dalam suatu majelis sambil berdzikir kepada Allah, pasti mereka dikelilingi para malaikat dan diliputi rahmat, dan diturunkan kepada mereka ketenangan dan Allah selalu ingat kepada mereka di mana mereka berada.
(HR. Muslim)
Dari Uqbah bin Amir r.a. berkata : "Rasulullah SAW. menyuruh aku membaca surat-surat perlindungan (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas) setiap selesai sholat."
(HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, dan Nasa'i)
Dari Abdullah bin Khubaib r.a. berkata : Kami pernah keluar pada malam hujan dan sangat gelap mencari Rasulullah agar beliau berdo'a untuk keselamatan kami, maka aku temukan beliau, lalu beliau bersabda : "Katakanlah." Aku tidak mengatakan sesuatu apapun, kemudian beliau bersabda lagi : "Katakanlah", akupun tidak mengatakan sesuatu apapun, lalu beliau bersabda lagi : "Katakanlah." Aku bertanya : "Wahai Rasulullah, apa yang harus aku ucapkan?" Beliau menjawab : "Bacalah (Qul huwallaahu ahad dan Qul a'uudzu birabbil falaq serta Qul a'uudzu birabbin naas) ketika kamu berada di waktu petang hari dan pagi hari sebanyak tiga kali, niscaya cukup untuk melindungi kamu dari segala sesuatu [yang jahat]."
(HR Abu Dawud, Tirmidzi dan Nasa'i)
Mencoba Sedikit Berbagi ...Semoga Bisa Bermanfaat ...
Sabtu, 03 Maret 2012
Bacaan dzikir setelah shalat fardhu sesuai tuntunan Rasulullah Muhammad SAW. ( Disunnahkan dzikir setelah shalat fardhu ).
Astaghfirullah al'adzim (3x)
"Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung"
Allahumma antas-salam waminkas-salam tabarakta ya dzal jalali wal-ikram
"Ya Allah, Engkaulah Yang Maha Sejahtera, dan dari pada Mu-lah segala Kesejahteraan serta Maha Besar Kabajikan-Mu, Ya Allah Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan"
Subhanallah (33x)
"Maha Suci Allah"
Alhamdulillah (33x)
"Segala puji bagi Allah"
Allahu Akbar (33x)
"Allah Maha Besar"
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku walahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir
"Tiada Tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan segala puji dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu"
Membaca Ayat Kursi
Ayat Kursi
Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum.
Laa ta'khudzuhuu sinatuw wa laa nauum.
Lahuu maa fis samaawaati wa maa fil ardhi.
Man dzal ladzii yasfa'u 'indahuu illaa bi idznih.
Ya'lamu maa baina aidiihim wa maa khalfahum.
Wa laa yuhithuuna bi syai-in min 'ilmihii illaa bimaa syaa-a.
Wasi'a kursyiyyuhus samaawaati wal ardha.
Wa laa yauuduhuu hif zhuhumaa wa huwal 'aliyyul 'azhiim.
"Allah, tidak ada Tuhan selain Dia Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa idzin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi (Kekuasaan) Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Agung".
(QS: Al-Baqarah : 255)
Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas
Bismillahirohman nirrohim
Qul huwallaahu ahad (1)
Allaahush shamad (2)
Lam yalid wa lam yuulad (3)
Wa lam yakul-lahuu kufuwan ahad (4)
Katakanlah : "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa".
Hanya Allah-lah tempat bergantung .
Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan.
Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan -Nya".
(QS. Al-Ikhlas : 1-4)
Bismillahirohman nirrohim
Qul a'uudzu birabbil falaq (1)
Min syarri maa khalaq (2)
Wa min syarri ghaa-siqin idzaa waqab (3)
Wa min syarrin naffaa-tsaati fil 'uqad (4)
Wa min syarri haasidin idzaa hasad (5)
Katakanlah : "Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai waktu Subuh".
Dari kejahatan makhluk-Nya.
Dan dari kejahatan waktu malam, apabila telah gelap gulita.
Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul dari tali.
Dan dari kejahatan orang yang dengki, apabila ia dengki."
(QS. Al-Falaq : 1-5)
Bismillahirohman nirrohim
Qul a'uudzu birabbin naas (1)
Malikin naas (2)
Ilaahin naas (3)
Min syarril waswaasil khannaas (4)
Alladzii yuwas-wisu fii shuduurin naas (5)
Minal jinnati wan naas (6)
Katakanlah : "Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia.
Raja manusia.
Sembahan manusia.
Dari kejahatan bisikan syaitan yang biasa bersembunyi.
Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.
Dari golongan jin dan manusia."
(QS. An-Naas : 1-6)
Selasa, 28 Februari 2012
Objek Wisata
Wisata Alam
LINGGOASRI
Wisata alam dengan variasi obyek didalamnya seperti kolam renang, kebun binatang, hutan wisata terletak di sebelah selatan Kecamatan Kajen pada ketinggian 700 m dpl. Udara yang sejuk dan panorama yang alami menjadi ciri khas Obyek ini serta kondisi masyarakat yang masih pedesaan menjadi faktor yang menarik untuk dinikmati. Disamping itu, letak yang cukup menguntungkan di tepi jalan Propinsi antara Kabupaten Pekalongan dan Banjarnegara sangat memudahkan bagi wisatawan untuk berkunjung.

PANTAI DEPOK
Obyek Wisata Pantai Depok yang indah, serta dikelilingi sederetan pohon nyiur yang tumbuh disekitar kawasan menjadi daya pemikat yang utama. Selain itu suasana yang nyaman menjadi pilihan untuk bersantai bersama keluarga. Lokasi yang terletak di desa Depok Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan menyimpan banyak potensi yang layak dikunjungi.

WISATA ALAM WATU IRENG, LAMBUR-KANDANGSERANG
Sebuah fenomena yang sangat menarik apabila menyaksikan salah satu kekayaan alam di Kabupaten Pekalongan ini. Obyek Wisata yang berupa batu besar dan berwarna hitam dan dikenal sebagai watu ireng ini, terletak di Desa Lambur Kecamatan Kandangserang 17 km ke arah selatan dari Kajen. Batu ini diperkirakan bagian dalamnya berongga. Namun hal tersebut masih menjadi misteri yang justru membuat masyarakat penasaran untuk mengetahui kebenarannya.
PANTAI WONOKERTO
Terletak di Kecamatan Wonokerto dan dikenal sebagai tempat pelelangan ikan. Selain itu, Pantai Wonokerto banyak dikunjungi masyarakat saat adanya upacara Nyadran (Sedekah Laut) sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
WISATA ALAM LOLONG
Wisata Alam Lolong terletak kurang lebih 6 Km dari kota Kecamatan Karanganyar. Potensi wiasata ini juga didukung dengan adanya buah durian yang sudah cukup terkenal pada setiap musimnya.
WISATA ALAM ROGOSELO
Wisata Alam Rogoselo terletak kurang lebih 14 km dari ibu kota Kecamatan Doro tepatnya di Desa Rogoselo. Wisata berupa petilasan/cagar alam Arca Baron Sekeber dan Makam Ki Gede Atas Angin.
OBYEK WISATA CURUG MUNCAR

Dikenal sebagai daerah yang sangat eksotis dengan keindahan air terjun dan pemandangan alamnya. Air terjun Curug Muncar ini banyak sekali dikunjungi oleh para wisatawan dan para pecinta alam.
BUMI PERKEMAHAN
Dengan luas 4 hektar, Camping Ground yang berada di Dusun Dranan Desa Yosorejo disediakan bagi para pecinta alam, pelajar maupun para wisatawan yang dilengkapi dengan MCK, Pendopo, Pos Jaga dan tempat bermain.
Kawasan Ekowisata PETUNGKRIYONO
*** BINTANG BARU PARIWISATA KABUPATEN PEKALONGAN***
Petungkriyono merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Berlokasi di lereng Gunung Ragajambangan pada ketinggian 900-1600 meter DPL, daerah Petungkriyono merupakan suatu kawasan pegunungan yang sejuk dengan keragaman kemolekan dan keindahan alam sangat mempesona yang cocok untik tempat wisata. Dari kota Kajen ( Ibukota Kabupaten Pekalongan) dan Kota Pekalongan, Petungkriyono berada di sebelah selatan dengan jarak 30 km yang dapat dicapai dengan kendaraan umum (bus dan colt) lewat Doro. Lokasi Petungkriyono ini berada tidak jauh pula dari obyek wisata Dataran Tinggi Dieng hanya berjarak sekitar 40 km yang dapat dicapai dari kota Wonosobo dan Banjarnegara lewat jalur Sibebek-Gumelem atau Kalibening-Simego.
Memasuki Petungkriyono, niscaya akan dihadapkan lanskap perbukitan dengan tutupan hutan alam yang menghijau lebat. Di beberapa lokasi seperti di Desa Sokokembang dan Curugmuncar tampak pula aliran-aliran sungai jernih menyusuri lembah serta air terjun yang mencurah dari tebing-tebing perbukitan menambah kemolekan alam kawasan ini. Ada tujuh air terjun di Petungkriyono yang sering dikunjungi wisatawan yakni Curung Muncar, Curug Banteng, Curung Lawe, Curug Kedunglumbu dan Curug Sibedug.
Petungkriyono yang melingkupi daerah seluas 5000 hektar ini dikenal kalangan “rimbawan” sebagai salah satu kawasan hutan yang tersisa di Jawa”. Di kawasan hutan ini hidup beragam satwa, termasuk satwa endemik jawa yang hampir punah seperti elang jawa, owa, surili, macan tutul, dan macan kumbang. Selain itu, di Petungkriyono juga terdapat pula sejumlah situs peninggalan sejarah dengan daya tariknya tersendiri, seperti situs Nogopertolo dan Gedong dari masa kejayaan Mataram Hindu abad IV-XII.
Menyambangi Petungkriyono, tak hanya akan disambut oleh keasrian alamnya yang mempesona namun kita juga akan merasakan nuansa keramahan dan kebersahabatan penduduk desa yang tinggal di daerah ini.
Wisata Religius
Khaul adalah sebuah budaya yang berlaku dalam masyarakat Kabupaten Pekalongan dan biasanya dilaksanakan di makam tokoh Islam setahun sekali. Disamping itu, pada malam jumat Kliwon biasanya masyarakat banyak mengunjungi makam-makam tokoh yang dianggap berjasa dalam penyebaran agama Islam. Kedatangan mereka adalah untuk memohon berkat pada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun tempat-tempat yang sering dikunjungi untuk melakukan Khaul antara lain adalah :
Khaul Mbah Agung Rogoselo, di Kec. Doro
Khaul Ibu Agung Siti Ambariyah, di Desa Bukur Kec. Bojong
Khaul Syekh Siti Jenar di Desa Lemah Abang Kec. Doro
Makam Adipati Jayeng Rono di Desa Kauman Kec. Wiradesa
Makam mbah Gendhon di Desa Kauman Kec. Kesesi
Makam Ki Ageng Penatasangin
Wisata Keluarga
Kolam Pemancingan dan Rumah Makan Tirta Alam di Karang Gondang Karanganyar. Dengan penampilan yang elegan membuat Tirta Alam banyak dikenal dan dikunjungi.
Kolam Renang, Kolam Pemancingan dan Lesehan “ Kulu Asri “. Desa Kulu- Karanganyar, Nuansa alami tercipta karena bangunan terbuat dari bambu menambah kenyamanan berwisata keluarga.
Kolam Renang dan Rumah Makan Lesehan Prima Graha Wisata di Karanganyar. Fasilitas yang lengkap dengan harga yang terjangkau menjadikan Prima Graha Wisata padat dikunjungi di akhir pekan.
Wisata Tradisional
KESENIAN JARAN ILIR, KECAMATAN SRAGI
Sekelompok pemuda-pemudi yang terpanggil untuk ikut meramaikan dunia seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan. Mereka membangun kreatifitas dan berhasil menciptakan sebuah seni yang berbeda dari biasanya.
KESENIAN KUNTULAN/ SIRKUS DI DESA SABARWANGI, KAJEN"GRALIS BUDAYA"
Penampilan yang memukau dan mendebarkan menjadi identitas dan daya tarik tersendiri dari kesenian ini.
KESENIAN KUDA KEPANG, DI WONOREJO KEC.WONOPRINGGO
Kesenian yang menggunakan Kuda Kepang sebagai sarana utama ini menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik. Tarian-tarian dan alunan musik yang begitu harmonis menjadi perpaduan yang indah di setiap penampilan.
AGENDA SYAWALAN DI LINGGOASRI

Upacara tradisi Syawalan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian acara dalam kegiatan ini terdiri dari Ngarak Tumpeng Nasi Megono (Megono Gunungan) setinggi 2 meter, dan diakhiri dengan makan nasi megono gratis bagi para pengunjung.
LINGGOASRI
Wisata alam dengan variasi obyek didalamnya seperti kolam renang, kebun binatang, hutan wisata terletak di sebelah selatan Kecamatan Kajen pada ketinggian 700 m dpl. Udara yang sejuk dan panorama yang alami menjadi ciri khas Obyek ini serta kondisi masyarakat yang masih pedesaan menjadi faktor yang menarik untuk dinikmati. Disamping itu, letak yang cukup menguntungkan di tepi jalan Propinsi antara Kabupaten Pekalongan dan Banjarnegara sangat memudahkan bagi wisatawan untuk berkunjung.
PANTAI DEPOK
Obyek Wisata Pantai Depok yang indah, serta dikelilingi sederetan pohon nyiur yang tumbuh disekitar kawasan menjadi daya pemikat yang utama. Selain itu suasana yang nyaman menjadi pilihan untuk bersantai bersama keluarga. Lokasi yang terletak di desa Depok Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan menyimpan banyak potensi yang layak dikunjungi.
Sebuah fenomena yang sangat menarik apabila menyaksikan salah satu kekayaan alam di Kabupaten Pekalongan ini. Obyek Wisata yang berupa batu besar dan berwarna hitam dan dikenal sebagai watu ireng ini, terletak di Desa Lambur Kecamatan Kandangserang 17 km ke arah selatan dari Kajen. Batu ini diperkirakan bagian dalamnya berongga. Namun hal tersebut masih menjadi misteri yang justru membuat masyarakat penasaran untuk mengetahui kebenarannya.
Terletak di Kecamatan Wonokerto dan dikenal sebagai tempat pelelangan ikan. Selain itu, Pantai Wonokerto banyak dikunjungi masyarakat saat adanya upacara Nyadran (Sedekah Laut) sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
WISATA ALAM LOLONG
Wisata Alam Lolong terletak kurang lebih 6 Km dari kota Kecamatan Karanganyar. Potensi wiasata ini juga didukung dengan adanya buah durian yang sudah cukup terkenal pada setiap musimnya.
WISATA ALAM ROGOSELO
Wisata Alam Rogoselo terletak kurang lebih 14 km dari ibu kota Kecamatan Doro tepatnya di Desa Rogoselo. Wisata berupa petilasan/cagar alam Arca Baron Sekeber dan Makam Ki Gede Atas Angin.
OBYEK WISATA CURUG MUNCAR
Dikenal sebagai daerah yang sangat eksotis dengan keindahan air terjun dan pemandangan alamnya. Air terjun Curug Muncar ini banyak sekali dikunjungi oleh para wisatawan dan para pecinta alam.
BUMI PERKEMAHAN
Dengan luas 4 hektar, Camping Ground yang berada di Dusun Dranan Desa Yosorejo disediakan bagi para pecinta alam, pelajar maupun para wisatawan yang dilengkapi dengan MCK, Pendopo, Pos Jaga dan tempat bermain.
Kawasan Ekowisata PETUNGKRIYONO
*** BINTANG BARU PARIWISATA KABUPATEN PEKALONGAN***
Petungkriyono yang melingkupi daerah seluas 5000 hektar ini dikenal kalangan “rimbawan” sebagai salah satu kawasan hutan yang tersisa di Jawa”. Di kawasan hutan ini hidup beragam satwa, termasuk satwa endemik jawa yang hampir punah seperti elang jawa, owa, surili, macan tutul, dan macan kumbang. Selain itu, di Petungkriyono juga terdapat pula sejumlah situs peninggalan sejarah dengan daya tariknya tersendiri, seperti situs Nogopertolo dan Gedong dari masa kejayaan Mataram Hindu abad IV-XII.
Menyambangi Petungkriyono, tak hanya akan disambut oleh keasrian alamnya yang mempesona namun kita juga akan merasakan nuansa keramahan dan kebersahabatan penduduk desa yang tinggal di daerah ini.
Wisata Religius
Khaul adalah sebuah budaya yang berlaku dalam masyarakat Kabupaten Pekalongan dan biasanya dilaksanakan di makam tokoh Islam setahun sekali. Disamping itu, pada malam jumat Kliwon biasanya masyarakat banyak mengunjungi makam-makam tokoh yang dianggap berjasa dalam penyebaran agama Islam. Kedatangan mereka adalah untuk memohon berkat pada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun tempat-tempat yang sering dikunjungi untuk melakukan Khaul antara lain adalah :
Khaul Mbah Agung Rogoselo, di Kec. Doro
Makam Adipati Jayeng Rono di Desa Kauman Kec. Wiradesa
Makam mbah Gendhon di Desa Kauman Kec. Kesesi
Makam Ki Ageng Penatasangin
Wisata Keluarga
Kolam Renang, Kolam Pemancingan dan Lesehan “ Kulu Asri “. Desa Kulu- Karanganyar, Nuansa alami tercipta karena bangunan terbuat dari bambu menambah kenyamanan berwisata keluarga.
Kolam Renang dan Rumah Makan Lesehan Prima Graha Wisata di Karanganyar. Fasilitas yang lengkap dengan harga yang terjangkau menjadikan Prima Graha Wisata padat dikunjungi di akhir pekan.
Wisata Tradisional
KESENIAN JARAN ILIR, KECAMATAN SRAGI
Sekelompok pemuda-pemudi yang terpanggil untuk ikut meramaikan dunia seni dan budaya di Kabupaten Pekalongan. Mereka membangun kreatifitas dan berhasil menciptakan sebuah seni yang berbeda dari biasanya.
KESENIAN KUNTULAN/ SIRKUS DI DESA SABARWANGI, KAJEN"GRALIS BUDAYA"
Penampilan yang memukau dan mendebarkan menjadi identitas dan daya tarik tersendiri dari kesenian ini.
KESENIAN KUDA KEPANG, DI WONOREJO KEC.WONOPRINGGO
Kesenian yang menggunakan Kuda Kepang sebagai sarana utama ini menyuguhkan berbagai atraksi yang menarik. Tarian-tarian dan alunan musik yang begitu harmonis menjadi perpaduan yang indah di setiap penampilan.
AGENDA SYAWALAN DI LINGGOASRI
Upacara tradisi Syawalan adalah agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Kantor Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian acara dalam kegiatan ini terdiri dari Ngarak Tumpeng Nasi Megono (Megono Gunungan) setinggi 2 meter, dan diakhiri dengan makan nasi megono gratis bagi para pengunjung.
Langganan:
Postingan (Atom)